Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bitung Gelar Ngabuburit Pengawasan, Perkuat Spirit dan Integritas Kelembagaan

foto bersama

Bitung, 2 Maret 2026 — Bawaslu Kota Bitung menyelenggarakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu: Mengokohkan Fondasi Kelembagaan dan Integritas Pengawasan Pemilu” yang dilaksanakan di Sekretariat Bawaslu Kota Bitung. Forum ini menjadi sarana konsolidasi dan refleksi internal dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan, khususnya pada masa non tahapan Pemilu dan Pemilihan.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kota Bitung, Deiby A. Londok, menegaskan bahwa masa non tahapan harus dimanfaatkan secara optimal sebagai momentum penguatan kelembagaan.

Ia menyampaikan bahwa penguatan sistem kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas pengawasan pada tahapan sebelumnya merupakan langkah strategis dalam menjaga profesionalitas lembaga.

“Fondasi kelembagaan yang kuat menjadi kunci utama dalam memastikan pengawasan Pemilu berjalan efektif, transparan, dan berintegritas. Masa non tahapan bukan masa jeda, melainkan masa penguatan,” tegasnya.

Anggota Bawaslu Kota Bitung, Iten I. Kojongian, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya penguatan aspek penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses.

Ia mengingatkan bahwa ketelitian dalam administrasi, konsistensi penerapan regulasi, serta peningkatan kapasitas teknis jajaran menjadi faktor penting dalam menjaga kredibilitas dan akuntabilitas lembaga.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Bitung, Ahmad Syakur, menekankan pentingnya penguatan fungsi pencegahan sebagai strategi utama pengawasan.

Ia menyampaikan bahwa pendekatan preventif harus diperkuat melalui edukasi publik, peningkatan literasi kepemiluan, serta optimalisasi pengawasan partisipatif masyarakat.

“Pengawasan yang efektif tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan. Kita perlu membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tercipta budaya demokrasi yang taat aturan dan berintegritas,” ujarnya.

Ahmad Syakur juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pengelolaan data dan informasi, serta peningkatan kualitas komunikasi publik sebagai bagian dari penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu. 

foto bersama

Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Bitung menyampaikan bahwa dukungan administratif dan manajerial harus berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas teknis pengawasan.

Ia menekankan pentingnya tertib administrasi, pengelolaan anggaran yang akuntabel, pengarsipan yang sistematis, serta pelaporan kegiatan yang transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada publik.

Dalam kesempatan yang sama, jajaran Kepala Sub Bagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses, dan Hukum, Hardi D. Karaseran menyampaikan pentingnya peningkatan disiplin kerja, serta optimalisasi pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan pekerjaan.

Penguatan tata kelola internal dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun kelembagaan yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kota Bitung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat spirit kelembagaan, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kualitas pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Bitung
Editor : Humas Bawaslu Bitung