Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bitung Gelar Rapat Kerja Rutin, Perkuat Koordinasi dan Integritas Jajaran

foto ketua dan anggota bawaslu kota bitung

Ketua Bawaslu Kota Bitung Deiby A Londok dan Anggota Bawaslu Kota Bitung Iten I Kojongian dalam memberikan Arahan dalam Rapat Kerja Rutin

Bitung – Bawaslu Kota Bitung melaksanakan Rapat Kerja Rutin bersama jajaran sekretariat dan staf, bertempat di Kantor Bawaslu Kota Bitung, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya evaluasi kinerja serta penguatan koordinasi internal dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu.

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Bitung, Deiby A. Londok, didampingi Anggota Bawaslu Kota Bitung, Iten I. Kojongian. Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kota Bitung menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh jajaran dalam menjalankan tugas kelembagaan.

Deiby A. Londok menyampaikan bahwa setiap pelaksanaan tugas harus berlandaskan pada regulasi yang berlaku serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas sebagai pengawas pemilu. Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran senantiasa menjaga komitmen kerja dan meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.

“Soliditas dan kerja kolektif menjadi kunci utama dalam mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang efektif dan berintegritas. Setiap jajaran diharapkan mampu bekerja secara disiplin dan bertanggung jawab,” ujar Deiby.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Bitung, Iten I. Kojongian, dalam arahannya mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan memperkuat komunikasi internal. Menurutnya, sinergi yang baik antarbagian akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas pengawasan.

Iten I. Kojongian juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan loyalitas kelembagaan, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai dinamika yang dihadapi dalam pengawasan pemilu.

foto rapat kerja

Melalui Rapat Kerja Rutin ini, Bawaslu Kota Bitung berharap seluruh jajaran semakin solid, profesional, dan siap menghadapi tantangan pengawasan ke depan, guna mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil.