Bawaslu Kota Bitung Ikuti Pekan Konsolidasi Kelembagaan Bawaslu Sulawesi Utara secara Daring
|
Bitung, Senin (26/1/2026) — Bawaslu Kota Bitung mengikuti kegiatan Pekan Konsolidasi Kelembagaan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di Command Center Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal lembaga serta menyamakan persepsi jajaran Bawaslu di masa non tahapan pemilu, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa masa non tahapan bukanlah masa pasif bagi Bawaslu, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran kelembagaan. Ia menekankan pentingnya penguatan pengawasan partisipatif, konsolidasi internal, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna memastikan Bawaslu tetap siap menghadapi dinamika kepemiluan ke depan.
“Di masa non tahapan, Bawaslu harus fokus menjaga nilai-nilai demokrasi melalui edukasi politik, pemetaan potensi kerawanan, serta penguatan integritas kelembagaan agar kepercayaan publik terhadap Bawaslu tetap terjaga,” tegas Ketua Bawaslu Sulawesi Utara.
Menutup arahannya, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota untuk tetap solid, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pengawasan, sehingga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu dapat terus terjaga demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Sulawesi Utara.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Steffen S Linu dalam arahannya menekankan strategi pencegahan melalui optimalisasi Pengawasan Partisipatif (Parmas) dan Kehumasan (Humas). Menurutnya, upaya pencegahan pelanggaran pemilu harus dibangun sejak dini melalui pendekatan edukatif, komunikasi publik yang efektif, serta pelibatan aktif masyarakat.
Ia juga menyoroti peran strategis humas dalam menyampaikan informasi kepemiluan yang transparan, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat, serta pentingnya sinergi antara Parmas dan Humas dalam membangun kesadaran publik dan ekosistem pengawasan yang inklusif.
Sinergi antara Parmas dan Humas menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik serta menciptakan ekosistem pengawasan yang inklusif. Melalui kolaborasi ini, Bawaslu dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menolak praktik-praktik yang mencederai demokrasi.
Menutup arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota untuk terus berinovasi, memperkuat jejaring pengawasan partisipatif, serta menjaga konsistensi komunikasi publik di masa non tahapan, sebagai upaya berkelanjutan dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas di Sulawesi Utara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu, termasuk Bawaslu Kota Bitung, dapat memperkuat soliditas kelembagaan, meningkatkan kualitas pencegahan, serta terus berinovasi dalam membangun kesadaran publik demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas di Sulawesi Utara.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Bitung
Editor : Humas Bawaslu Bitung