Lompat ke isi utama

Berita

Pembelajaran Audio Visual Pendidikan Pengawas Partisipatif, dengan Topik Teknis Permohonan Penyelesaian Sengketa

foto banner

Bitung, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Pembelajaran Audio Visual yang dilaksanakan oleh Bawaslu RI. Kegiatan ini diikuti oleh peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif dari unsur masyarakat, organisasi masyarakat dan pemilih pemula yang berkomitmen mengawal pemilu yang berintegritas. (Selasa, 28/10/2025)

Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran teknis yang membahas strategi pengembangan gerakan pengawasan partisipatif di tingkat masyarakat. Peserta dibekali pemahaman tentang identifikasi potensi lokal, pengelolaan jejaring pengawasan, pemanfaatan media sosial untuk edukasi publik, serta metode kampanye partisipatif yang kreatif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dilaksanakan secara Daring dan Suasana pembelajaran berlangsung interaktif melalui sesi diskusi kelompok, presentasi ide, serta praktik penyusunan rencana aksi pengawasan.

Pendidikan ini bertujuan memperkuat kesadaran publik bahwa pengawasan bukan hanya tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu, tetapi merupakan bentuk partisipasi aktif warga negara. Dengan meningkatnya keterlibatan masyarakat, diharapkan potensi pelanggaran pemilu dapat diminimalisir sejak dini.

Melalui metode pembelajaran partisipatif, peserta diajak menyusun model gerakan pengawasan yang dapat diterapkan di komunitas masing-masing. Misalnya, gerakan berbasis kampus, pemuda, tokoh agama, atau komunitas sosial yang fokus pada edukasi dan pemantauan proses demokrasi.

Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Kota Bitung, Ahmad Syakur “Kami berharap peserta mampu menindaklanjuti kegiatan ini dengan aksi nyata di lapangan. Pengawasan partisipatif akan menjadi lebih kuat jika dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan.” tutupnya

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Bawaslu Kota Bitung berharap munculnya gerakan pengawasan partisipatif yang inovatif, mandiri, dan konsisten, sehingga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.