Lompat ke isi utama

Berita

Tahap Diskusi Daring Pendidikan Pengawas Partisipatif Dalam jaringan (P2P Daring) tema : “Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan Partisipatif dan Penguatan Jaringan serta Pemberdayaan Komunitas” Titik Kedua Masih Berlanjut

foto banner

Bitung, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara kembali melaksanakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif dalam Jaringan dengan mengusung tema “Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan Partisipatif dan Penguatan Jaringan serta Pemberdayaan Komunitas.”

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 5 November 2025 pukul 16.00 WITA, dengan melibatkan peserta P2P Daring dari Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Adapun narasumber eksternal dalam kegiatan ini yaitu Dr. Yudhi Dien, M.Si, seorang akademisi dari Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya penguatan jejaring masyarakat dalam mendukung pengawasan partisipatif menuju Pemilu yang berintegritas.

ss peserta P2P dalam zoom meeting

Selain itu, hadir pula narasumber internal dari Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Utara yang berbagi pengalaman praktik baik pengawasan partisipatif di daerah masing-masing.

Menurut Dr. Yudhi Dien, pengawasan partisipatif merupakan bentuk kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat untuk mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat, jujur, dan adil. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas dan pemberdayaan komunitas menjadi kunci utama dalam memperluas jangkauan partisipasi publik terhadap pengawasan pemilu.

“Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat. Melalui pembelajaran daring seperti ini, kita ingin menegaskan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Harapannya, peserta mampu menjadi pelopor gerakan pengawasan yang aktif, kritis, dan berintegritas menuju Pemilu 2029 yang bermartabat,”
ujar Anggota Bawaslu Kota Bitung Ahmad Syakur.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Sulawesi Utara berharap masyarakat dapat semakin memahami peran pentingnya dalam proses demokrasi serta mampu menjadi agen pengawasan yang aktif dan berintegritas.

Penulis : Humas Bawaslu Bitung
Foto : Humas Bawaslu Provinsi Sulut